TALKSHOW TENTANG PORNOGRAFI BAGI ANAK REMAJA DAN ORANGTUA

(RD Marihot Simanjuntak )

Perkembangan alat-alat komunikasi dan teknologi sangat berpengaruh pada perubahan nilai dan tatanan hidup masyarakat. Banyak anggota keluarga yang menjadi kecanduan dengan teknologi sehingga mengabaikan lingkungan dan sesama. Perubahan dalam masyarakat tentu saja amat berpengaruh pada kehidupan menggereja.

Gereja tidak boleh tinggal diam dan menutup mata melihat realitas zaman ini yang semakin mengerdilkan makna kehidupan. Sikap individualisme dan budaya konsumtif mengecualikan nilai kebersamaan dan keugaharian. Maka, sebagai anggota Gereja kita semua harus kritis dengan keadaan sekitar agar tidak terjatuh pada hiburan-hiburan yang tidak sehat. Media sosial dan tayangan-tayangan televisi harus digunakan dengan pendampingan sejak dini. Jika tidak, maka penyakit-penyakit sosial dalam masyarakat akan terus menjamur dan tidak mustahil akan merongrong hidup Gereja.

Salah satu penyakit sosial yang menjadi perhatian Keuskupan Agung Medan adalah pornografi. Pada tahun Keluarga Memasyarakat ini, Gereja Katedral akan mengadakan talkshow tentang pengaruh pornografi bagi anak-anak, remaja, dan orangtua. Kegiatan ini dimaksudkan sebagai satu bagian dari komitmen bersama untuk mencapai Indikator Keberhasilan (IK) Top Pastoral Priority yaitu 100% Keluarga Katolik bebas dari penyakit sosial.

Acara ini akan dikemas sedemikian rupa. Ke depan, Paroki Katdral akan membentuk tim koordinator penyelenggara talkshow dengan menghadirkan narasumber yang berkompeten dan sesuai dengan harapan para peserta. Undangan diperkirakan berjumlah 100 orang. Direncanakan bahwa talkshow ini akan dibagi dalam dua bagian. Bagian pertama: pornografi bagi anak remaja. Bagian kedua: pornografi anak dan remaja bagi orangtua. Kemudian, kegiatan ini akan dievaluasi oleh tim untuk mengetahui sejauh mana talkshow tersebut efektif untuk mengikis penyakit sosial berupa pornografi. Evaluasi tersebut akan sangat berguna untuk menentukan arah pastoral ke depan di Paroki Katedral Tak Bernoda Asal Medan. Maka, umat sangat diharapkan berpartisipasi secara aktif dalam kegiatan ini. Tuhan Memberkati.